Vaccinastic Beasts and Where to Find Them

February 25, 2021

1 min

227 words

Sci-Math

Sebagian besar dari kita mungkin telah melihat tabel estimasi vaksinasi dari Bloomberg - John Hopkins University yang dipublikasi oleh media The Strait Time berseliweran di media sosial. Kemudian selang beberapa hari disusul reaksi dari beberapa otoritas Indonesia terkait prediksi tersebut.

Tabel Vaksinasi Bloomberg

Kurang ekuivalen agaknya jika membandingkan Israel yang penduduknya ± 9.2 juta jiwa, dengan Indonesia yang penduduknya ± 273 juta jiwa. Agar sedikit lebih sepadan saya coba membandingkan dengan Brazil yang penduduknya ± 212 juta jiwa.

Indonesia Brazil

Jika ingin menelan data ini mentah-mentah tentu pahit rasanya melihat durasi selama itu untuk mencapai batas 75% vaksinasi, bahkan jika dosis dinaikkan hingga 4 kali lipat setara Brazil, Indonesia masih perlu 4.6 tahun untuk menyelesaikan 75% vaksinasi.

Pada awal tahun Kemenkes sebenarnya sudah mengeluarkan panduan vaksinasi hingga Maret 2022, dengan target 181.5 juta jiwa (± 66% penduduk Indonesia) di mana dosis hariannya belum saya ketahui jumlahnya. Jika kita ambil total hari hingga akhir Maret 2022 sebesar 454 maka jumlah rata-rata dosis harian Kemenkes saat ini seharusnya sebesar:

454 hari=181.500.000x/2=799.599 dosis454 \ hari = \frac{181.500.000}{x/2} = 799.599 \ dosis

Indonesia Brazil

Jika data vaksinasi harian Bloomberg diperoleh dari otoritas resmi di Indonesia, artinya dosis harian Indonesia saat ini 13 kali lebih sedikit dari rata-rata vaksin harian yang seharusnya. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa rencana Kemenkes di atas kurang realistis, dengan pengecualian jika sewaktu-waktu ada jutaan vaksin dan vaksinator yang tersedia di tengah jalan untuk menambal kekurangan sebelumnya.